SAMARINDA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 Program Studi S-1 Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Mulawarman (Unmul), mengembangkan inovasi digital berupa e-modulinteraktif Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan penyusunan dan pelatihan di Posyandu Kembang Tanjung, Kelurahan Gunung Kelua, Kota Samarinda, yang melayani wilayah gabungan RT 08 dan RT 32, pada 12 September 2026.

Program ini diinisiasi oleh lima mahasiswa yang tergabung dalam KKN PLP 52 di PKBM Kedondong Samarinda, yakni Nur Ahda Insan Febriani, Fitri Ramadhani, Mutiara An Nisaa, Nabila Juli Frasiska, dan Cindy Zona Rikman. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan layanan posyandu melalui pemanfaatan teknologi digital yang mudah diakses oleh kader maupun masyarakat.

Selain memperkenalkan inovasi digital, mahasiswa turut terlibat secara langsung dalam mendukung operasional Posyandu Kembang Tanjung. Mereka membantu kader dalam pendataan, pencatatan peserta, serta pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat yang hadir. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memahami kebutuhan di lapangan sekaligus memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

E-modul interaktif yang dikembangkan dirancang sebagai media informasi dan edukasi mengenai Transformasi Posyandu 6 SPM. Melalui media digital ini, kader dan masyarakat dapat mengakses informasi secara lebih praktis melalui pemindaian barcode atau tautan yang telah dibagikan.

Kehadiran e-modul tersebut diharapkan dapat memperluas akses informasi, tidak hanya ketika kegiatan posyandu berlangsung, tetapi juga untuk pembelajaran mandiri di luar kegiatan pelayanan. Dengan demikian, materi edukasi dapat dipelajari kembali sesuai kebutuhan, sehingga berpotensi mendukung peningkatan pemahaman kader dan masyarakat mengenai pelayanan posyandu.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap karya intelektual mahasiswa, produk E-Modul Transformasi Posyandu 6 SPM tersebut juga tengah dipersiapkan untuk didaftarkan hak ciptanya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan sekaligus memberikan perlindungan hukum terhadap inovasi yang dihasilkan mahasiswa selama pelaksanaan program pengabdian di masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan, Ady Setiawan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan media edukasi digital yang berangkat dari kebutuhan masyarakat. Menurutnya, inovasi tersebut mencerminkan peran mahasiswa Pendidikan Masyarakat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi digital.

“Kehadiran e-modul ini merupakan wujud nyata kontribusi dan kepekaan mahasiswa Pendidikan Masyarakat dalam merespons kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Kami mendukung upaya pendaftaran hak cipta sebagai bentuk perlindungan terhadap karya intelektual mahasiswa. Harapannya, inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Posyandu Kembang Tanjung, tetapi juga dapat dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi posyandu lainnya dalam mendukung pelaksanaan Transformasi Posyandu 6 SPM secara lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujar Ady.

Melalui program ini, mahasiswa berharap kontribusi yang diberikan tidak berhenti pada pengembangan produk digital, tetapi juga mampu mendukung kebutuhan operasional posyandu dan memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Pengembangan e-modul interaktif tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan pengetahuan akademik dalam praktik pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik di tingkat komunitas.

Mahasiswa KKN Pendidikan Masyarakat FKIP Unmul Kenalkan 6 SPM Posyandu Melalui E-Modul Interaktif |